Berita

Mahasiswa KKN UNDIP Tim 83 Tahun 2026 Integrasikan Teknologi Tepat Guna dalam Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Desa Dompyongan

Avatar photo
247
×

Mahasiswa KKN UNDIP Tim 83 Tahun 2026 Integrasikan Teknologi Tepat Guna dalam Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Desa Dompyongan

Sebarkan artikel ini

NEWSFEED.ID, KlatenMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 83 Universitas Diponegoro Tahun 2026 melaksanakan program pengabdian masyarakat bertema “Integrasi Teknologi Tepat Guna dan Infrastruktur Lingkungan dalam Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Desa Dompyongan”. Program ini dilaksanakan di Desa Dompyongan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengelolaan lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Kegiatan utama yang menjadi fokus program adalah pembangunan fasilitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) desa sebagai upaya mengatasi permasalahan sampah yang selama ini masih dibuang secara sembarangan dan belum terkelola dengan optimal. Pembangunan TPA ini dirancang dengan desain tempat sampah yang fungsional, mempertimbangkan kemudahan akses, keamanan lingkungan, serta kapasitas daya tampung sampah desa berdasarkan analisis statistik timbulan sampah harian masyarakat.

Program ini dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026 hingga Sabtu, 31 Januari 2026 oleh mahasiswa Tim 83 KKN UNDIP yang bekerja sama dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Selain pembangunan fisik TPA, tim KKN juga melakukan pemasangan panduan singkat pemilahan sampah di beberapa titik strategis desa. Panduan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari sumbernya, sehingga pengelolaan sampah menjadi lebih efektif dan ramah lingkungan.

Sebagai upaya penguatan edukasi, Tim 83 KKN UNDIP turut memasang poster larangan membuang sampah sembarangan serta poster edukasi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 6, yaitu air bersih dan sanitasi. Poster-poster tersebut dipasang di sejumlah lokasi strategis desa, seperti balai desa, puskesmas, taman kanak-kanak (TK), serta fasilitas umum lainnya yang sering dikunjungi masyarakat. Melalui pemasangan di titik-titik tersebut, diharapkan pesan edukatif dapat tersampaikan secara luas dan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi kualitas hidup yang lebih baik.

Salah satu anggota Tim 1 KKN UNDIP menyampaikan, “Pembangunan TPA ini tidak hanya sekadar menyediakan tempat pembuangan sampah, tetapi juga menjadi langkah awal perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan dan berbasis edukasi.” Kutipan ini menegaskan bahwa program KKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada perubahan pola pikir masyarakat.

Melalui integrasi teknologi tepat guna, analisis kapasitas sampah, dan edukasi berkelanjutan, program ini diharapkan mampu menjadi model pengelolaan sampah desa yang berkelanjutan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan Desa Dompyongan yang bersih, sehat, dan selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id