NEWSFEED.ID, Batang — Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya listrik rumah tangga dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui kegiatan edukasi keselamatan listrik di Desa Posong, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, pada Kamis (30/1/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Agung Muhammad Reza Abiyoga, mahasiswa Teknik Elektro UNDIP, sebagai bagian dari program kerja KKN yang berfokus pada peningkatan keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam penggunaan listrik di lingkungan rumah tangga. Edukasi diberikan kepada masyarakat Desa Posong sebagai penerima manfaat utama dari kegiatan tersebut.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan beberapa metode, antara lain pembagian poster edukasi, pemasangan poster di lingkungan desa, serta penjelasan langsung dan diskusi bersama masyarakat. Poster yang dibagikan memuat informasi mengenai potensi bahaya listrik di rumah, seperti sengatan listrik, korsleting, kebakaran rumah, dan kerusakan peralatan elektronik, serta langkah-langkah pencegahannya dengan prinsip penggunaan listrik yang aman.
Agung menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang belum menyadari risiko penggunaan listrik yang tidak aman di rumah tangga. Melalui media poster yang dirancang dengan bahasa sederhana dan visual yang mudah dipahami, diharapkan pesan keselamatan listrik dapat tersampaikan secara efektif dan berkelanjutan. “Edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar agar masyarakat lebih waspada dan bijak dalam menggunakan listrik sehari-hari,” jelasnya.
Respon positif ditunjukkan oleh masyarakat setempat terhadap kegiatan tersebut. Salah satu warga Desa Posong, Siti Uswatun, mengaku terbantu dengan adanya edukasi keselamatan listrik ini.
“Poster ini mudah dipahami dan mengingatkan kami supaya lebih hati-hati menggunakan listrik di rumah, terutama untuk anak-anak,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNDIP berharap masyarakat Desa Posong dapat menerapkan kebiasaan penggunaan listrik yang aman, sehingga risiko kecelakaan listrik dan kebakaran rumah dapat diminimalisir. Poster yang telah dipasang di lingkungan desa juga diharapkan menjadi media edukasi jangka panjang bagi warga.
Kegiatan edukasi keselamatan listrik ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung keselamatan dan kesejahteraan masyarakat desa, sekaligus mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam kehidupan nyata.











