NewsFeed.id, Wonogiri — Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Tim 130 melaksanakan rangkaian program kerja bertema “Pertanian Desa Berkelanjutan melalui Teknologi Tepat Guna dan Inovasi Modern” di Desa Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, pada Selasa (28/1/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan bersama masyarakat desa sebagai upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian, efisiensi kerja petani, serta penerapan prinsip keberlanjutan berbasis teknologi sederhana dan edukatif. Program kerja KKN-R Tim 130 melibatkan mahasiswa lintas fakultas, yaitu Fakultas Teknik (FT), Sekolah Vokasi (SV), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB).
Berbagai inovasi dan edukasi disampaikan kepada petani, mulai dari pembuatan alat penabur pupuk sederhana berbahan paralon bekas, perancangan alat pembasmi hama berbasis lampu UV dengan sumber energi panel surya, hingga edukasi ergonomi dan kesehatan kerja petani untuk mencegah gangguan kesehatan akibat postur kerja yang kurang tepat.
Selain itu, mahasiswa KKN-R UNDIP juga memberikan edukasi terkait karakteristik tanah dan pengelolaan lahan pertanian berkelanjutan, penyusunan rencana pengembangan sektor pertanian berbasis komoditas unggulan desa, serta penerapan sistem penyimpanan hasil tani yang higienis guna mengurangi susut pascapanen.
Dalam aspek ekonomi dan pemasaran, tim KKN-R Tim 130 turut memberikan pelatihan branding dan pemasaran digital produk pertanian melalui media sosial dan platform e-commerce. Edukasi ini diharapkan dapat membantu petani memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing produk pertanian Desa Kerjo Kidul.
Tak hanya itu, wawasan mengenai praktik pertanian modern Jepang juga diperkenalkan melalui pendekatan studi komparatif. Materi ini disampaikan secara sederhana agar dapat diadaptasi sesuai dengan kondisi lokal, sekaligus memotivasi petani untuk berinovasi dalam mengembangkan pertanian modern yang berkelanjutan.
Koordinator KKN-R Tim 130 menyampaikan bahwa seluruh program dirancang agar mudah dipahami, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi juga dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh petani dan kelompok tani di Desa Kerjo Kidul,” ujarnya.
Melalui kegiatan KKN-R ini, mahasiswa UNDIP berupaya berkontribusi nyata dalam pengembangan pertanian desa dengan pendekatan multidisiplin, kolaboratif, dan berbasis potensi lokal demi terwujudnya pertanian yang lebih efisien, sehat, dan berkelanjutan.











