Berita

Mahasiswa KKN Undip Dorong Daya Saing UMKM Desa Simbangjati Lewat Pembaruan Kemasan Produk Lokal

Avatar photo
248
×

Mahasiswa KKN Undip Dorong Daya Saing UMKM Desa Simbangjati Lewat Pembaruan Kemasan Produk Lokal

Sebarkan artikel ini

NEWSFEED.ID, SimbangjatiMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan promosi dan pembaruan kemasan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Simbangjati pada Selasa, 28 Januari 2026. Kegiatan ini menyasar produk makanan tradisional lokal berupa kembang goyang, rengginang, dan rempeyek yang selama ini diproduksi oleh pelaku UMKM desa.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Muchammad Fauzan Adhy Riyadi sebagai bagian dari tim KKN Universitas Diponegoro. Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk UMKM melalui pembaruan kemasan agar terlihat lebih menarik, rapi, dan informatif sehingga mampu meningkatkan nilai jual produk di pasaran.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN melakukan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM. Pendampingan difokuskan pada pemahaman pentingnya kemasan sebagai salah satu strategi pemasaran, sekaligus sebagai identitas produk yang dapat membangun kepercayaan konsumen. Pembaruan kemasan dilakukan dengan menyesuaikan karakter produk serta kondisi UMKM setempat agar mudah diterapkan secara berkelanjutan.

Selain pembaruan tampilan kemasan, mahasiswa KKN juga membantu pelaku UMKM dalam menata informasi produk agar lebih jelas dan mudah dipahami oleh konsumen. Informasi tersebut meliputi identitas produk, jenis makanan, serta tampilan visual yang lebih menarik tanpa menghilangkan ciri khas produk tradisional desa.

Muchammad Fauzan Adhy Riyadi menjelaskan bahwa kemasan memiliki peran penting dalam meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk UMKM. “Kemasan yang baik bukan hanya berfungsi sebagai pembungkus, tetapi juga sebagai sarana promosi yang dapat memberikan kesan profesional dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM Desa Simbangjati memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya inovasi sederhana dalam pemasaran produk. Pembaruan kemasan diharapkan dapat membantu produk kembang goyang, rengginang, dan rempeyek tampil lebih kompetitif serta memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Dampak dari kegiatan tersebut mulai dirasakan oleh pelaku UMKM, terutama dalam meningkatkan kepercayaan diri terhadap produk yang dihasilkan. Dengan kemasan yang lebih baik dan menarik, produk UMKM dinilai memiliki potensi lebih besar untuk dipromosikan dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap kegiatan pembaruan kemasan ini dapat terus dilanjutkan oleh pelaku UMKM secara mandiri setelah masa KKN berakhir. Dengan kemasan yang lebih informatif dan menarik, produk UMKM Desa Simbangjati diharapkan mampu menjadi produk unggulan desa dan berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id