BeritaKuliah Kerja Nyata

Mahasiswa KKN-T UNDIP Tim 25 Gelar Edukasi dan Praktik Pembuatan Kerajinan dari Sampah Plastik melalui Program KREASIK (Kreasi Plastik Asik) di Desa Tegalrejo

Avatar photo
137
×

Mahasiswa KKN-T UNDIP Tim 25 Gelar Edukasi dan Praktik Pembuatan Kerajinan dari Sampah Plastik melalui Program KREASIK (Kreasi Plastik Asik) di Desa Tegalrejo

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN-T Tim 25 UNDIP menggelar kegiatan KREASIK (Kreasi Plastik Asik) kepada anak-anak sekolah dasar di Desa Tegalrejo sebagai bentuk edukasi dan praktik pengelolaan sampah plastik pada Minggu (11/1/2026).

NEWSFEED.ID, KlatenMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro menyampaikan empat materi utama tentang pengelolaan sampah kepada anak-anak di Desa Tegalrejo, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten. Materi yang disampaikan meliputi pengertian sampah, jenis-jenis sampah, dampak sampah bagi lingkungan, serta potensi pengolahan sampah menjadi bahan kreasi.

Kegiatan edukasi tersebut diawali dengan penyampaian materi tentang pengertian sampah sebagai sisa aktivitas sehari-hari yang sudah tidak digunakan kembali. Materi dilanjutkan dengan pengenalan jenis-jenis sampah yaitu organik dan anorganik.

Anak-anak juga diberikan contoh sederhana mengenai jenis-jenis sampah dari lingkungan sekitar, khususnya sampah yang biasa mereka temui, berupa bungkus jajan, sisa makanan, dan bungkus belanja. Penjelasan tersebut disampaikan kepada anak-anak untuk membangun pemahaman dasar mengenai keberadaan sampah dan memudahkan mereka dalam membedakan jenis sampah dalam kehidupan sehari-hari.

Sesi selanjutnya, tim KKN menyampaikan mengenai dampak sampah bagi lingkungan dan kesehatan. Anak-anak diberikan pemahaman tentang dampak penumpukan sampah, seperti pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, hingga potensi terjadi banjir.

Sebagai materi penutup, anak-anak juga diberikan penjelasan mengenai potensi sampah plastik untuk dapat dimanfaatkan menjadi berbagai bentuk kreasi yang memiliki nilai guna. Penyampaian materi ini memiliki tujuan untuk dapat menumbuhkan sikap kreatif sekaligus menunjukkan nilai guna barang dari kreasi sampah.

Setelah pemaparan materi mengenai pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tim KKN melanjutkan kegiatan dengan sesi praktik pengolahan sampah plastik bersama anak-anak. Pada sesi ini, peserta diajak untuk mengolah berbagai jenis sampah plastik, seperti bungkus makanan, kantong kresek, serta botol plastik yang sebelumnya telah dikumpulkan dan dibersihkan.

Dalam kegiatan praktik tersebut, anak-anak dibimbing untuk memilah sampah plastik yang dapat dimanfaatkan kembali. Selanjutnya, plastik bekas dipotong dan dibentuk menjadi berbagai kerajinan sederhana. Beberapa produk yang dibuat antara lain mozaik, gantungan kunci, gelang, serta tempat pensil yang memanfaatkan botol plastik sebagai bahan utama.

Tidak hanya membuat kerajinan, anak-anak juga diberikan pendampingan langsung oleh mahasiswa KKN pada setiap tahapan proses, mulai dari pemotongan bahan hingga tahap perapihan dan penghiasan hasil karya. Pendampingan ini bertujuan agar kegiatan dapat berlangsung dengan aman sekaligus mudah dipahami oleh peserta.

Salah satu peserta, Aisyah (10), mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena dapat belajar sambil bermain.
“Aku senang karena bisa bikin tempat pensil dari botol bekas. Ternyata sampah bisa jadi barang yang berguna,” ujar Aisyah.

Lebih lanjut, Isna, salah satu mahasiswa KKN, menyampaikan bahwa kegiatan praktik ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak memahami bahwa sampah plastik tidak selalu harus dibuang, tetapi bisa diolah kembali menjadi barang yang memiliki nilai guna,” jelasnya.

Kegiatan praktik pengolahan sampah ini mendapat respons positif dari peserta. Anak-anak terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan menunjukkan hasil karya mereka di akhir sesi sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas masing-masing.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id