NEWSFEED.ID, Demak — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tim 37 Universitas Diponegoro (UNDIP) merealisasikan program kerja bertajuk Ovitrap Anti Jentik sebagai upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Mranggen, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Program ini menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengendalian penyakit berbasis lingkungan di tingkat desa.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada tanggal 5 dan 6 Februari 2026, dengan sasaran peserta yang berbeda. Pelaksanaan secara bertahap ini dilakukan untuk memperluas jangkauan edukasi serta memastikan pesan pencegahan DBD dapat diterima oleh lebih banyak lapisan masyarakat.
Program Ovitrap Anti Jentik bertujuan meningkatkan pemahaman sekaligus partisipasi aktif warga Desa Mranggen dalam mencegah DBD. Melalui pendekatan edukatif dan praktis, mahasiswa mendorong masyarakat untuk menerapkan langkah pencegahan yang terjangkau, sederhana, dan dapat dilakukan secara mandiri di lingkungan rumah tangga.
Ovitrap dipilih sebagai media utama karena dinilai efektif sebagai sarana edukasi sekaligus intervensi langsung dalam pengendalian jentik nyamuk Aedes aegypti. Selain mudah dibuat karena berbahan dasar gula merah, ragi, dan botol bekas, ovitrap juga dapat dimanfaatkan sebagai alat pemantauan keberadaan jentik nyamuk di sekitar rumah warga.

Kegiatan pertama difokuskan kepada Ibu-ibu PKK tingkat kelurahan sebagai kader penggerak kesehatan masyarakat. Sementara itu, kegiatan kedua menyasar Ibu-ibu PKK RW 07, yang dinilai memiliki tingkat urgensi lebih tinggi dalam upaya pencegahan DBD.
Pemilihan RW 07 sebagai lokasi sasaran khusus didasarkan pada data kasus DBD yang relatif lebih tinggi dibandingkan wilayah lain di Desa Mranggen. Kondisi tersebut mendorong perlunya intervensi pencegahan yang lebih intensif dan berkelanjutan guna menekan potensi peningkatan kasus.
Dalam setiap kegiatan, peserta mendapatkan penjelasan mengenai bahaya DBD, siklus hidup nyamuk, serta langkah-langkah pembuatan dan penggunaan ovitrap secara benar. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam diskusi dan praktik langsung pembuatan ovitrap.
Melalui program Ovitrap Anti Jentik ini, mahasiswa KKNT Tim 37 UNDIP berharap masyarakat dapat menerapkan penggunaan ovitrap secara berkelanjutan di setiap rumah tangga. Implementasi yang merata diharapkan mampu meningkatkan Angka Bebas Jentik (ABJ) serta menekan laju penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue di Desa Mranggen.
Penulis: Muhammad Rizal Murjiantama (Kesehatan Masyarakat, FKM)
Lokasi KKN: Desa Mranggen, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak











