NEWSFEED.ID, Wonogiri — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim 123 Universitas Diponegoro, Muhammad Dzaky Dzulfiqar dari Program Studi Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur, Sekolah Vokasi, mengadakan edukasi K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja). Program edukasi ini diadakan di setiap rumah warga yang bekerja sebagai pengrajin kayu sebagai upaya untuk mengurangi potensi kecelakaan kerja.
Warga Desa Ngadirojo Kidul sebagian besar memiliki usaha di bidang kerajinan kayu. Saat ini, proses produksi masih kurang memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja. Hal mendasar seperti penggunaan alat pelindung diri (APD) belum banyak diterapkan. Akibatnya, dalam proses membuat kerajinan pengrajin berpotensi cedera karena terkena serpihan kayu sehingga dapat menghambat pekerjaan.
Edukasi ini dilaksanakan pada tanggal 3 Februari 2026 dengan mengunjungi beberapa rumah warga yang bertujuan untuk meningkatkan self-awareness (kesadaran diri) para pengrajin kayu dalam menjaga kesehatan dan keselamatan kerja. Sasaran edukasi adalah pelaku usaha di Desa Ngadirojo Kidul, mereka sangat antusias dan terbuka dalam menerima pengetahuan baru.
Dzaky memberikan edukasi penerapan penggunaan alat pelindung dengan cara menghampiri satu persatu pengrajin kayu yang ada di Desa Ngadirojo Kidul. Dzaky menggunakan media poster untuk memberikan penyuluhan. Para peserta sangat antusias dalam mengikuti edukasi K3 dan memiliki minat yang sangat besar untuk belajar lebih banyak mengenai aspek kesehatan dan keselamatan kerja.

Suparno selaku pengrajin kayu sangat senang dengan kehadiran mahasiswa KKN yang banyak berkontribusi dalam kegiatan desa dan meningkatkan pengetahuan masyarakat, salah satunya melalui edukasi K3.
“Terima kasih pada mahasiswa KKN yang telah memberikan ilmu tentang kesehatan dan keselamatan kerja. Ilmu tersebut nantinya akan saya terapkan dalam proses produksi,” ujar Suparno.
Dzaky selaku mahasiswa KKN berharap, melalui edukasi ini, para pengrajin kayu di Desa Ngadirojo Kidul dapat lebih terampil bekerja dengan tetap memperhatikan keselamatan kerja. Dzaky juga siap mendampingi para pengrajin jika terdapat kendala atau hal yang ingin ditanyakan terkait edukasi K3. Upaya tersebut dapat memberikan dampak positif bagi Desa Ngadirojo, tidak hanya dalam keterampilan membuat kerajinan, tetapi juga memperhatikan keselamatan kerja.











