ArtikelOpini

Ternyata Ini Pentingnya Public Speaking bagi Generasi Z di Era Digital!

Avatar photo
240
×

Ternyata Ini Pentingnya Public Speaking bagi Generasi Z di Era Digital!

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi sebuah mikrofon di hadapan audiens yang melambangkan pentingnya keterampilan public speaking bagi individu di tengah keramaian.

NEWSFEED.ID, Surabaya — Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membawa perubahan besar dalam cara manusia berkomunikasi. Di tengah arus informasi yang serba cepat ini, Generasi Z menjadi kelompok yang paling dekat dengan dunia digital. Generasi yang tumbuh bersama internet, media sosial, dan teknologi canggih ini dikenal kreatif, adaptif, serta berani mengekspresikan diri. Namun demikian, kemampuan public speaking tetap menjadi keterampilan penting yang sering kali masih diabaikan oleh banyak anak muda.

Public speaking bukan hanya tentang berbicara di depan banyak orang, tetapi juga tentang bagaimana menyampaikan ide secara jelas, terstruktur, dan meyakinkan. Bagi Generasi Z, kemampuan ini sangat dibutuhkan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari dunia pendidikan, organisasi, hingga dunia kerja. Tanpa public speaking yang baik, ide cemerlang sering kali tidak tersampaikan secara maksimal.

Makna Public Speaking di Era Digital

Public speaking pada dasarnya adalah seni berkomunikasi secara lisan kepada audiens. Namun, di era digital, makna public speaking mengalami perluasan. Berbicara di depan kamera, menyampaikan pendapat dalam webinar, menjadi host podcast, atau membuat konten edukatif di media sosial juga merupakan bentuk public speaking modern.

Generasi Z memiliki peluang besar untuk mengembangkan kemampuan ini karena mereka hidup di tengah platform digital yang menyediakan ruang berbicara tanpa batas. Melalui media digital, pesan yang disampaikan dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dibandingkan komunikasi tatap muka. Oleh karena itu, public speaking menjadi keterampilan penting agar pesan yang disampaikan tidak hanya menarik, tetapi juga bertanggung jawab dan berdampak positif.

Peran Media Digital dalam Mengasah Public Speaking

Media digital seperti YouTube, TikTok, Instagram, dan podcast memberikan ruang bagi Generasi Z untuk melatih kemampuan berbicara secara mandiri. Tanpa harus berada di panggung besar, seseorang dapat belajar mengatur intonasi, bahasa tubuh, serta cara menyusun pesan yang efektif melalui konten digital.

Banyak tokoh muda yang sukses membangun personal branding karena kemampuan public speaking yang baik di media sosial. Mereka mampu menyampaikan pesan dengan percaya diri, lugas, dan relevan dengan audiens. Hal ini membuktikan bahwa public speaking bukan hanya keterampilan akademik, tetapi juga modal penting dalam membangun citra diri dan karier di era digital.

Public Speaking dan Kepercayaan Diri

Salah satu manfaat utama dari public speaking adalah meningkatnya kepercayaan diri. Ketika seseorang mampu berbicara dengan baik di depan orang lain, rasa percaya diri akan tumbuh secara alami. Generasi Z yang terbiasa menyampaikan pendapat akan lebih berani mengemukakan ide, berargumentasi secara logis, dan tidak mudah terpengaruh oleh tekanan sosial.

Kepercayaan diri ini sangat penting dalam dunia akademik maupun profesional. Mahasiswa yang memiliki kemampuan public speaking yang baik cenderung lebih aktif dalam diskusi kelas, presentasi, dan kegiatan organisasi. Di dunia kerja, kemampuan berbicara dengan baik menjadi nilai tambah yang sangat diperhitungkan oleh perusahaan.

Tantangan Public Speaking bagi Generasi Z

Meskipun memiliki banyak peluang, Generasi Z juga menghadapi berbagai tantangan dalam public speaking. Rasa gugup, takut salah, cemas dinilai, hingga kurangnya latihan menjadi hambatan utama. Selain itu, kebiasaan berkomunikasi melalui pesan singkat atau teks membuat sebagian anak muda kurang terbiasa berbicara secara langsung.

Namun, tantangan tersebut dapat diatasi dengan latihan yang konsisten. Mengikuti organisasi, aktif berdiskusi, berani tampil di depan kelas, atau mencoba membuat konten berbasis edukasi di media sosial merupakan langkah sederhana namun efektif untuk meningkatkan kemampuan public speaking.

Public Speaking sebagai Bekal Masa Depan

Di masa depan, Generasi Z akan menjadi pemimpin, pengambil kebijakan, dan penggerak perubahan. Oleh karena itu, kemampuan public speaking menjadi bekal penting agar mereka mampu menyampaikan gagasan, memengaruhi orang lain, serta berkontribusi positif bagi masyarakat. Public speaking bukan sekadar keterampilan berbicara, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, menyusun argumen, dan berkomunikasi dengan etika.

Public speaking merupakan keterampilan yang sangat penting bagi Generasi Z di era digital. Dengan menguasai public speaking, Generasi Z tidak hanya mampu menyampaikan ide secara efektif, tetapi juga membangun kepercayaan diri, personal branding, dan kesiapan menghadapi dunia global. Oleh karena itu, public speaking perlu terus dilatih dan dikembangkan agar Generasi Z dapat menjadi generasi yang komunikatif, kritis, dan berdaya saing tinggi.

Referensi:

Penulis: Safrina Izny Zildjian S. (1152400220)
Artikel ini tertulis untuk memenuhi tugas dosen pengampu mata kuliah Public Speaking, Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A.

Editor: Fuad Parhan, Tim NewsFeed.id